Menerapkan Teori Strategi yang Bekas

Banyak orang menunjukkan kurangnya pemahaman tentang ciri pengetahuan. Seperti pernyataan, “Teori ini sudah usang”. Manajer mengeluhkan konsep dasar strategi. “Apa tidak ada konsep yang lebih baru?”

Butuh penelitian puluhan tahun untuk menemukan prinsip-prinsip dasar strategi, five forces framework, misalnya, nah sekarang kita telah mengetahuinya, seharusnya kita tidak menganggapnya kurang karena sudah jelas bagi kita konsep itu menjadi praktik terbaik. Baik juga bila kita sendiri mampu mengungkap teori baru lalu menerapkannya sendiri, silakan saja. Namun bukankah lebih baik bila kita menerapkan ilmu ‘bekas pakai’, yang jelas-jelas berguna dan telah lebih dulu digunakan oleh mereka yang berjaya menerapkan ilmu tersebut.

Prinsip dasar strategi itu:

1. Jika Anda ingin mendapatkan di atas biaya modal (ingin menciptakan nilai), maka Anda harus mendapatkan tingkat pengembalian usaha yang lebih tinggi daripada rata-rata pesaing Anda.
2. Untuk mendapatkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi daripada pesaing rata-rata, Anda harus memiliki keunggulan atau bersaing di pasar yang sangat menarik.
3. Hanya ada dua cara untuk mendapatkan keunggulan; harga Anda harus lebih tinggi, atau, biaya yang Anda keluarkan termasuk biaya neraca dan biaya pajak, harus lebih rendah.
4. Pasar yang menarik adalah sektor di mana kekuatan persaingannya rendah. Biasanya ini terjadi karena sedikitnya persaingan. Alasan lain, karena peraturan pemerintah atau karena permintaan tumbuh lebih cepat dari pada pasokan.

Setiap hari pengusaha menemukan cara baru untuk mendapatkan harga yang lebih tinggi daripada pesaing, atau mengurangi biaya di bawah pesaing. Jadi, ya, dalam hal ini ada banyak cara baru untuk bersaing.

Contoh cara untuk mengurangi biaya pegawai, yaitu dengan merekrut mahasiswa di musim liburan mereka untuk sebuah proyek tertentu. Perusahaan hanya membayar upah minimum, yang mana mereka tidak merasa keberatan karena mereka mendapat nilai tambah berupa catatan pengalaman kerja untuk dicantumkan dalam CV mereka. Bahkan cara lain untuk mengurangi biaya lebih jauh lagi, dengan membayarkan sebagian besar upah melalui penyediaan fasilitas pribadi yang dapat mereka gunakan selama proyek berlangsung.

Maksud kami adalah bahwa berusaha menemukan teori baru berikutnya jauh lebih kecil kemungkinannya untuk menghasilkan kejayaan daripada menerapkan teori yang ada baik mengenai harga maupun biaya.

Tantangan Anda dalam menghadapi persaingan yang ketat bukan untuk menulis ulang teorinya, tapi bagaimana Anda secara kreatif menerapkannya. Dalam hal ini, Anda perlu menciptakan nilai atau penawaran yang cerdas yang dapat membujuk pelanggan agar mereka membayar harga lebih tinggi atau inovasi operasional yang menurunkan biaya, atau menemukan pasar baru di mana tidak banyak pesaing.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s