Mengindahkan Orang yang Kekenyangan dan yang Kelaparan

Seberapa sering Anda menyaksikan seseorang yang Anda anggap telah memiliki semuanya? Punya rumah besar, menjadi tulang punggung keluarga, bicaranya selalu didengar orang, bermanfaat bagi masyarakat. Mungkin terbersit dalam pikiran Anda bahwa kejayaan itu mereka peroleh hanya dengan sedikit upaya. Lalu Anda berpendapat bahwa itu semata faktor keberuntungan. Sesungguhnya, seperti magnet, mereka menerapkan suatu sistem yang menarik kejayaan kepada mereka. 

Mereka merasa senang di tempat kerja dan menikmati tugas-tugas mereka, di sini senang di sana senang,  inilah yang menarik kejayaan kepada mereka. Sebaliknya, orang-orang yang membenci pekerjaannya jarang sekali berjaya.

Mengambil Hikmah dari Orang-orang yang Kekenyangan

Orang-orang berjaya ini, membayangkan masa depan mereka dari gambaran terbesar (tujuan) sampai ke detail terkecil (tugas-tugas), dan berusaha setiap saat untuk mewujudkan realitas mereka menuju impian mereka.

Dalam bisnis, kami mendukung Anda untuk merenungkan bisnis seperti apa yang ingin Anda lihat. Gambarkan pendapatan bulanan yang Anda inginkan, yang mengarah pada gaya hidup yang Anda inginkan.

Ketika Anda melangkah dalam mencapai impian Anda, mungkin akan ada sesuatu ataupun orang yang menghalangi Anda, atau bahkan mungkin Anda sendiri, yang berusaha meyakinkan Anda bahwa impian Anda tidak mungkin tercapai. Hey! Kami yakinkan Anda, tak seorangpun dapat merampas impian Anda kecuali Anda sendiri membiarkan mereka merampasnya dari Anda.

Terserah saja, keputusan berada di tangan Anda. Namun jika Anda punya ide dan nyali, dan Anda percaya pada nyali Anda bahwa itu dapat dicapai, Anda dapat mencetak masa depan Anda. Karena seperti orang-orang berjaya di atas, kami yakin mereka percaya pada kemampuan mereka.

Nah, Anda telah mengidentifikasi para entrepreneur (wirausaha) yang hidup dalam situasi yang Anda impikan. Tugas Anda adalah mempelajari apa yang mereka lakukan, secara setiap kejayaan meninggalkan jejak, Anda dapat mengikuti jejak mereka langkah demi langkah.

Mungkin saat ini penghasilan Anda sama rata dengan 10 orang teman Anda, dan itu tidak dapat menopang gaya hidup yang Anda inginkan, Anda perlu menyesuaikan diri, dalam arti berteman dengan orang-orang dengan penghasilan yang lebih dari Anda. 

Dengan mempelajari apa yang dilakukan para wirausaha tadi, Anda bisa menggali rahasia kejayaan mereka, yang lalu dapat membantu Anda menemukan kejayaan Anda sendiri.

Jadi Anda telah menemukan orang-orang yang menentang hal-hal yang biasa, untuk dijadikan hal-hal yang biasa saja.

[lalu] Bersedekah kepada Orang-orang yang Kelaparan

Orang-orang, berarti buanyak. Banyak berarti lebih dari dua. Artinya, lebih banyak lebih baik.

Yang kelaparan artinya orang-orang ini tertarik pada nilai-nilai yang Anda perjuangkan. Bisa jadi outputnya adalah sebuah inovasi, baik dalam bentuk produk maupun jasa. Jadi pertanyaannya adalah siapa yang tertarik pada inovasi Anda?

Bersedekah artinya memberi makan mereka (orang-orang yang kelaparan ini), berbagi solusi atas masalah mereka. Berbagi nilai-nilai yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka. Berbagi jawaban atas rasa frustasi mereka.

Sebelum bersedekah, tentunya harus menemukan dulu lokasi di mana orang-orang yang kelaparan ini berada. Anda dapat mencoba cara ini:

1. Mencatat 10 kata yang Anda kira akan dicari orang-orang di google, sesuatu  yang relevan dengan konsep Anda.
2. Mengakses keyword tool favorit Anda, dan menemukan 5 kata kunci yang mana yang mempunyai volume pencarian paling tinggi. Kata-kata kunci inilah yang akan mengantarkan orang-orang yang kelaparan ini ke depan pintu rumah Anda.
3. Menemukan keluhan (di dalam review/ bintang dua atau tiga) dari orang-orang atas buku-buku best seller yang relevan dengan bisnis dan niche Anda di ngram. Lalu mencatat 3 keluhan terbanyak untuk dijadikan peluang untuk Anda bersedekah.

Dalam proses bersedekah ini harus ada keselarasan antara —yang Anda sebut— inovasi ini dengan nilai-nilai mereka (orang-orang yang kelaparan ini). Temukan apa yang menjadi kesukaan orang-orang yang kelaparan ini. Keterampilan apa yang dapat Anda punya untuk mengirimkan nilai-nilai ini? Apakah mereka mempunyai cukup uang untuk membeli dari Anda?

Setelah itu, dengan sendirinya orang-orang akan mencari Anda karena Anda telah menjadi seorang wirausaha.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s