Glosarium

Manajemen Strategi

Tugas utama manajemen strategis adalah…
– memahami lingkungan,
– menentukan tujuan organisasi,
– mengidentifikasi pilihan,
– membuat dan menerapkan keputusan, dan
– mengevaluasi kinerja aktual.

Dengan demikian, perencanaan strategis bertujuan untuk memanfaatkan peluang masa depan yang baru dan yang berbeda, berbeda dengan perencanaan jarak jauh, yang mencoba mengoptimalkan tren hari ini untuk masa depan (Drucker 1980, hal 61).

Strategi

Kata “strategi” berasal dari bahasa Yunani strategos, mengacu pada seorang jenderal militer dan menggabungkan stratos (tentara) dan ago (untuk memimpin).

Porter (1996), strategi adalah penciptaan posisi unik dan berharga yang melibatkan seperangkat aktivitas yang berbeda, yang membutuhkan pengorbanan dalam bersaing, memilih apa yang tidak boleh dilakukan dan melibatkan penciptaaan ‘kesesuaian/kecocokan’ di antara aktivitas perusahaan.

Mintzberg (1998), strategi adalah sebuah rencana, sebuah pola yang diidentifikasi dari tindakan, posisi produk di pasar tertentu, perspektif dan cara dalam melakukan sesuatu, dan strategi mungkin merupakan tipuan, “manuver” tertentu yang dimaksudkan untuk mengecoh lawan atau pesaing.

Johnson dan Scholes (2006), strategi sebagai arah dan ruang lingkup sebuah organisasi dalam jangka panjang: yang dapat memberi keuntungan bagi organisasi melalui konfigurasi sumber daya dalam lingkungan yang menantang, untuk memenuhi kebutuhan pasar dan untuk memenuhi harapan pemangku kepentingan.

UBI Jalar (2017), strategi adalah
– pola keputusan yang koheren, menyatukan, dan integratif,
– yang menentukan dan mengungkapkan maksud organisasi dalam hal tujuan jangka panjang, program aksi, dan prioritas alokasi sumber daya,
– menyeleksi bisnis yang dimiliki organisasi dan menentukan pasar mana,
– mendefinisikan jenis organisasi ekonomi dan manusia yang menjadi tujuan perusahaan,
– mencoba untuk mencapai keuntungan berkelanjutan jangka panjang di setiap bisnisnya, dengan benar menanggapi peluang dan ancaman di lingkungan perusahaan, dan kekuatan dan kelemahan organisasi,
– yang melibatkan semua tingkat hirarki perusahaan —perusahaan, bisnis,
fungsional—,
– dan mendefinisikan sifat kontribusi ekonomi dan non-ekonominya
yang mana dimaksudkan untuk mereka ciptakan untuk para pemangku kepentingannya.

Simpulan, strategi adalah proses perumusan dan implementasinya yang terdiri dari pengambilan keputusan antisipatif yang melibatkan analisis situasi baik eksternal maupun internal, meramalkan outcome dan kejadian, mengevaluasi tindakan alternatif, mengantisipasi konsekuensi dan mempertimbangkan isu dan kontinjensi implementasinya.

strategi, Formasi

Bower dan Boz (1979) memandang strategi sebagai outcome
dari tiga proses yang berbeda yang berkontribusi terhadap formasi strategi:
“1. Proses kognitif individu di mana pemahaman tentang lingkungan strategi didasarkan;
2. Proses sosial dan organisasi yang dengannya
persepsi disalurkan dan komitmen dikembangkan;
dan
3. Proses politik yang dengannya kekuatan untuk mempengaruhi tujuan dan sumber daya digeser (shifted).”

strategi, Intended dan Emergent

Strategi yang dimaksudkan (intended strategy) itu direncanakan oleh pengambil keputusan dan strategi yang muncul (emergent strategy) adalah produk dari setiap tindakan terencana dan tidak terencana.

Tata Kelola/ Governance

Tata kelola, secara teori, berkaitan dengan keputusan yang mendefinisikan harapan, memberi kekuasaan atau memverifikasi kinerja. Tata kelola secara signifikan berbeda dengan manajemen, karena tata kelola fokus pada keseluruhan arahan organisasi daripada operasional sehari-hari.

Pengelola itu mengelola; artinya, ia harus memberikan kepemimpinan dan strategi dan fokus pada ‘gambaran besar’. Tata kelola adalah tentang merencanakan kerangka kerja dan memastikan rencana tersebut dilakukan.

Manajer itu mengatur. Manajer itu menertibkan pekerjaan dan operasi (melakukan pekerjaan).

Sedapat mungkin, pengelola harus menghindari keputusan manajerial dan terlibat dalam implementasi strategi sehari-hari.

Thought Leadership

Thought leaders adalah pemikir strategis yang selalu terdepan dan lebih dulu dari orang lain dalam menelurkan ide inovatif, terobosan efektif, dan solusi transformatif untuk problematika dunia bisnis.

Advertisements